Helmy Yahya Bagikan Tips Peluang Usaha Di Masa Pandemi Covid

Namun, di masa pandemi memulai bisnis kuliner bisa menjadi medan yang cukup menantang karena kebiasaan “New Normal” harus ditetapkan. Tetapi, memulai bisnis kuliner di masa pandemi masih bisa dilakukan jika kamu memperhatikan hal-hal berikut ini. Ide bisnis di tahun 2020 untuk industri trend sebenarnya masih terbilang aman untuk produk rumahan. Kini, orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah juga ingin tetap tampil trendy dan modern.

Selain menghadapi dengan tenang pelaku usaha harus berpikir lebih kreatif lagi. Dengan begitu pelaku usaha dapat mengambil keputusan untuk perusahaan dengan bijak. TTI merupakan salah satu usaha pemerintah untuk memotong rantai pasok pangan, termasuk kebutuhan pangan pokok dan strategis yang masih panjang dan upaya untuk menurunkan harga. Konsep utama Toko Tani Indonesia adalah menjamin harga pembelian dengan mempertimbangkan keuntungan petani yang wajar dan harga eceran terjangkau di masyarakat. TTI merupakan bagian dari upaya membenahi struktur dan rantai pasok pangan di Indonesia.

Manfaatkan teknologi dan internet untuk mencari peluang bisnis yang bisa dijalankan secara on-line. Ada banyak platform yang bisa Anda gunakan baik untuk berjualan on-line atau melakukan promosi secara online agar bisnis tetap bertahan. Bisnis digital atau bisnis IT menjadi salah satu dari deretan sektor usaha yang dapat menjadi peluang usaha saat Corona dan dapat bertahan dalam kondisi krisis sekalipun. Baik pada masa regular maupun saat krisis , masyarakat tetap membutuhkan jasa layanan kesehatan dan produk kesehatan sebagai salah satu kebutuhan yang krusial untuk tetap bertahan hidup. Bisnis ini dinilai mampu bertahan di kondisi krisis karena meningkatnya permintaan layanan antar untuk memenuhi kebutuhan individu akan makanan dan barang konsumsi harian tanpa harus meninggalkan rumah. Bagi pebisnis pemula atau profesional, bisnis tentunya tetap harus berjalan dengan efektif agar bisa bertahan, apalagi masa social distancing ini bisa menjadi kesempatan untuk mengoptimalkan strategi bisnis.

Cara berbisnis dalam masa pandemik

Daripada hanya berharap dalam ketidakpastian, ada baiknya Anda menyiapkan rencana untuk beberapa bulan ke depan dengan skenario di mana pandemi COVID-19 masih berpengaruh bagi bisnis Anda. Anda perlu menganalisis bagaimana bisnis Anda mengalami perubahan dan terpengaruh selama beberapa bulan ke depan. Dari segi operasional, biaya, stok, jumlah permintaan, proyeksi keuntungan, dan kesehatan money move bisnis Anda, analisis dan susun rencana untuk mempertahankan kestabilan bisnis Anda. Selain itu, analisis dan lakukan mitigasi atas risiko-risiko yang dapat mengganggu bisnis Anda dalam beberapa bulan ke depan.

Misalnya, dengan fokus menjual secara on-line, dan memberikan fasilitas supply order. Banyak teknologi yang bisa digunakan untuk menjalani bisnis di situasi sulit ini. Untuk meeting dengan tim, kita bisa memanfaatkan platform messaging/video name apps alih-alih pertemuan tatap muka langsung. Begitu juga berkomunikasi dengan klien, kita bisa manfaatkan video convention name. Optimalkan teknologi untuk menjadi prasarana pendukung demi penuhi strategi cara mempertahankan bisnis. Mengisolasi diri di rumah artinya ga boleh keluar rumah kecuali waktu mendesak aja, kalau udah laper gimana?

Jika Anda kesulitan mengurus operasional bisnis on-line, coba sewa jasa fulfillment dan jasa gudang on-line tepercaya. Sebagai produsen laptop ternama serta pemimpin pasar laptop di Indonesia, ASUS memiliki serangkaian produk yang dapat menjadi solusi bagi pelaku bisnis dalam menghadapi masa pandemi. Solusi ASUS berupa produk industrial yaitu ExpertBook untuk laptop computer serta ExpertCenter untuk PC desktop dan All-in-One .

Menjalankan bisnis di tengah situasi pandemi virus Corona jelas bukan pekerjaan mudah. Selain karena pembatasan sosial yang membuat masyarakat tak leluasa berbelanja, beberapa perusahaan pun memutuskan untuk melakukan PHK massal yang membuat daya beli masyarakat menurun. Fimela.com, Jakarta Industri UMKM menjadi salah satu yang terdampak dari pandemi COVID-19. Di tengah kondisi ini, para pelaku UMKM terus berupaya dan berinovasi untuk dapat tetap bertahan dan memulihkan bisnis.

Namun, dengan menciptakan solusi dan membuat perencanaan operasional, penjualan, dan permodalan yang matang, Anda pasti mampu bertahan dari COVID-19 yang menyerang bisnis Anda. Tetap jaga semangat dan optimis, jadilah #UKMTangguh di tengah ancaman pandemi. Pandemi COVID-19 yang menyerang dunia, termasuk Indonesia, mengubah kebiasaan dan gaya hidup masyarakat. Sesuai dengan anjuran pemerintah, masyarakat melakukan social distancing di mana masyarakat dihimbau untuk tidak pergi ke tempat yang ramai dan selalu menjaga jarak aman. Akhirnya, pusat perbelanjaan ditutup, masyarakat sudah beraktivitas dari rumah, permintaan menurun, dan kebanyakan bisnis tidak dapat beroperasi seperti biasanya. Dalam situasi ini, pelaku usaha perlu memutar otak agar mampu menjaga bisnis tetap stabil saat permintaan sedang menurun.

Jangan lupa juga untuk menyiapkan strategi untuk mengelola lonjakan penjualan online. Beberapa karyawan Anda mungkin akan mengajukan cuti sakit dan itu sebabnya Anda sudah harus mengantisipasi perubahan operasi penjualan mulai dari sekarang. [newline]Nah, hal-hal yang mendukung optimalisasi efektivitas ini, anda bisa melakukan sistem kaizen dan pengendalian mutu yang bisa dimodifikasi agar lebih baik dan optimum. Tentunya sangat berpengaruh pada kesehatan keuangan yang sebisa mungkin dapat efisien, agar tetap bisnis tetap sehat di masa pandemi.